Fenomena Ponari, Imbas Dari Bobroknya Sistem yang ada di Indonesia

4 Maret 2009

Ponari cilik memang tak sehebat Ponario Astaman, kemampuan nya juga tak sehabat Ponari besar dalam mengecoh lawan maupun mencetak gol di gawang lawan.

Tapi bocah cilik yang baru duduk dibangku kelas 3 sekolah dasar ini tak kalah populer dari Ponario Astaman, kemasyhuran nya mengguncang Jombang, dan tak hanya Jombang saja, bahkan sampai ke pelosok bumi Indonesia, terguncang.

Tidak kalah dengan berita tentang persiapan pemilu, kisruh beberapa parpol, berita tentang anak bernama lengkap Muhammad ponari menyeruak memenuhi ruang – ruang pemberitaan di media massa. Popularitas bocah 9 tahun ini mengalahkan hangatnya pentas politik di tanah air. Ponari sangat fenomena

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menolak jika fenomena Ponari diduga akibat mahalnya biaya kesehatan saat ini. Menurut Menkes, pengobatan Ponari adalah suatu fenomena terhadap kepercayaan mistis. Yakni, cerminan dari masyarakat yang sakit dan terbelah di antara modern realistis serta tradisional mistis.

Fenomena itu sebenarnya terjadi karena bobroknya sistem pendidikan di Indonesia, lemahnya fungsi pendidik, dan kurang nya kontrol pemerintah selaku pelaksana pendidikan. di tambah lagi dengan mahalnya ongkos perobatan di rumah sakit swasta maupun pemerintah, juga hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap dunia medis Indonesia.

Hal ini yang mendorong masyarakat yang nota bene-pendidikan rendah-masih hidup dalam sistem primodialisme berbondong-bondong mendatangi kediaman Ponari tuk memperoleh kesembuhan dari penyakit yang di idap.Miris rasanya, hanya dengan metode air putih, penyakit apa saja yang kita idap bisa di sembuhkan.

Kesembuhan memang belum bisa dipastikan. Namun, rezeki batu Ponari kini menjadi rebutan kerabat dan tetangganya. Akibatnya, ayah Ponari dipukul tetangganya. Bahkan, pendidikan Ponari juga terganggu. Sudah sebulan ia tak bersekolah.

Ini merupakan pekerjaan rumah terbesar bagi pemerintah dalam pengentasaan minimnya-pengetahuan-pendidikan masyarakat di Indonesia. Tak hanya itu saja, pemerintah juga harus memperbaiki kecakapan pelaku medis di Indonesia, mulai dari departemen yang menaungi sampai ke struktur yang paling bawah.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.